---
title: "LDII Gelar Pelatihan TPPK, Dukung Terwujudnya Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan"
description: "Kediri (25/5) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menyelenggarakan Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagai langkah konkret dalam menciptakan…"
type: "article"
published: "2025-05-25T00:53:33.000Z"
modified: "2025-05-25T00:53:33.000Z"
categories: ["Kegiatan LDII"]
image: "https://ldiijabar.pages.dev/media/wp/2025/05/LDII-Gelar-Pelatihan-TPPK-Dukung-Terwujudnya-Sekolah-Aman-dan-Bebas-Kekerasan.jpeg"
url: "https://ldiijabar.pages.dev/berita/ldii-gelar-pelatihan-tppk-dukung-terwujudnya-sekolah-aman-dan-bebas-kekerasan"
markdown: "https://ldiijabar.pages.dev/berita/ldii-gelar-pelatihan-tppk-dukung-terwujudnya-sekolah-aman-dan-bebas-kekerasan.md"
language: "id"
---

# LDII Gelar Pelatihan TPPK, Dukung Terwujudnya Sekolah Aman dan Bebas Kekerasan

**Kediri (25/5)** – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menyelenggarakan **Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK)** sebagai langkah konkret dalam menciptakan satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Acara digelar di **Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri**, Sabtu (24/5), serta diikuti secara hibrid oleh pendidik dan pengelola pesantren dari 290 lembaga pendidikan di bawah naungan LDII se-Indonesia.

Ketua DPP LDII, **Rubiyo**, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya LDII mendukung kebijakan pemerintah, khususnya **Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023** tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Satuan Pendidikan.  
“LDII ingin menjadikan sekolah dan pesantren sebagai ruang yang aman dan menyenangkan dengan mengembangkan **29 karakter luhur**,” ujar peneliti di BRIN tersebut.

Rubiyo menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak—guru, orang tua, siswa, dan masyarakat—dalam menciptakan lingkungan pendidikan ramah anak. Ia juga menyebut program **Sekolah Aman, Nyaman, dan Menyenangkan (SANM)** telah diselaraskan dengan regulasi pemerintah, sebagai langkah preventif terhadap kekerasan fisik maupun psikologis.

**Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikbudristek, Rusprita Putri Utami**, turut hadir dan mengapresiasi pelatihan yang digagas LDII ini. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan **visi Asta Cita Presiden Prabowo–Gibran** dalam mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua. Ia juga menyebut bahwa **1 dari 3 anak di Indonesia masih berisiko mengalami kekerasan seksual**, berdasarkan data Asesmen Nasional 2022.  
“Langkah LDII sangat strategis. Pembentukan TPPK dan Satgas pencegahan kekerasan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan,” ujarnya.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh **KH Sunarto** (Ketua Ponpes Wali Barokah Kediri), **Mustakim** (Kepala UPT TIKP Disdik Jatim), **H. Muslim Tadjuddin Chalid** (Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat DPP LDII), serta **H. Amrozi Konawi** (Ketua DPW LDII Jawa Timur).

---
Sebelumnya: [LDII Dharmasraya Gotong Royong Panen Padi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional](https://ldiijabar.pages.dev/berita/ldii-dharmasraya-gotong-royong-panen-padi-dukung-ketahanan-pangan-nasional.md) · Selanjutnya: [Tingkatkan Kualitas Penyampaian Dakwah, DPD LDII Kota Bekasi Helat Pelatihan Public Speaking](https://ldiijabar.pages.dev/berita/tingkatkan-kualitas-penyampaian-dakwah-dpd-ldii-kota-bekasi-helat-pelatihan-public-speaking.md)
