DPW LDII Jawa Barat
Kegiatan LDII

Tingkatkan Kualitas Publikasi, SMK Budi Utomo Helat Pelatihan Jurnalistik

27 November 2022

LDIIJabar.id, Jombang. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Budi Utomo menggelar pelatihan jurnalistik bertema “Membangun Jurnalis Muda yang Kaya Akan Karya”, pada Jumat-Sabtu, 18-19 November 2022. Acara diikuti sekitar 30 peserta yang merupakan tim marketing communications (Markom) dan para siswa yang mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik (21/11).

“Kami memiliki tim Markom yang belum punya pengalaman banyak mengenai dunia jurnalistik. Acara ini juga untuk meningkatkan kemampuang siswa untuk mengelola madding, yang pernah vakum dua tahun,” ungkap ketua panitia sekaligus pembina ekstrakurikuler jurnalistik, Waikun.

Ia berharap acara tersebut dapat memberikan ilmu dan dan pengalaman bagi peserta, “Harapannya, kalau pelatihan ini menghasilkan karya, akan menarik minat adik-adik kelas mereka,” tuturnya. Ia mengatakan acara tersebut bekerja sama dengan Jawa Pos dan LDII News Network (LINES).

SMK Budi Utomo mengundang pemateri I’ied Rahmat Rifandi dari Jawa Pos. Sementara dari LINES mengirimkan Nurdiyanto Khoirurrohman untuk memberikan materi sulih suara, Dimas Maulana Ichsan untuk materi video dan foto jurnalistik, Dandi Ramadan untuk menyunting video. Para peserta juga memperoleh materi menulis naskah berita untuk televisi, yang disampaikan Ludhy Cahyana.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Departemen Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII, Ludhy Cahyana mengapresiasi acara tersebut, “Pelatihan ini mendorong publikasi di pondok-pondok pesantren LDII, sehingga kontribusi pesantren dalam membangun karakter generasi muda juga bisa terinformasikan dengan baik kepada public,” ungkapnya.

Ia mengatakan, DPP LDII saat ini terus mendorong pondok-pondok pesantren mempublikasikan kegiatannya, “Agar para stakeholder dapat memberi dukungan kepada pondok-pondok pesantren untuk melahirkan generasi yang alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” imbuhnya. Menurutnya, dengan pelatihan ini diharapkan para siswa dapat memahami metode pengumpulan informasi dan menyajikannya kepada publik.

Menurut Dandi Ramadan Koordinator Current Affair LINES, para siswa yang mengikuti pelatihan jurnalistik, pada umumnya antusias. Mereka bakal memilih bidang keterampilannya, sesuai bakat yang mereka miliki, “Para peserta belum mendapatkan materi jurnaslitik sebelumnya. Namun mereka antusias untuk belajar dan mempraktikkan ilmunya," ujar Dandi.

Dandi juga berharap, pelatihan tersebut berkesinambungan dan ilmu yang mereka peroleh terus diasah. Semakin banyak berlatih dan berproduksi, hasil karya mereka tentu akan menjadi semakin baik.

Berita Terkait

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Tulis komentar

Anda bisa mengetik komentar dulu. Tulisan belum dikirim atau disimpan di server; setelah menekan tombol Anda masuk dengan Google, lalu tulisan dikembalikan agar bisa Anda kirim.

0/1000

Komentar positif langsung tampil. Komentar yang berisi kritik atau perlu dicek akan tampil setelah disetujui admin. Gunakan bahasa yang santun.